image (15)

BANDA NEIRA,-TrendMaluku.com –Kehadiran Polri di wilayah kepulauan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Di tengah karakteristik geografis Maluku yang terdiri atas ribuan pulau, Polri menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat pesisir dan pelajar di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, pada Minggu, (30/8/2026).

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku bersama personel Kapal Polisi (KP) Yudistira 8003 di dek buritan bawah kapal, mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Polri Sambang Nussa itu menyasar masyarakat umum serta siswa-siswi SD Al Hilal dan SD Negeri 92 Banda Neira, Kecamatan Pulau Banda.

Sebanyak 276 orang tercatat mendapatkan pelayanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang mengikuti pemeriksaan golongan darah, sementara 104 orang mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Pelayanan dilakukan dokter dan tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku yang diterjunkan bersama personel Biddokkes Polda Maluku. Masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan secara gratis sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada warga di wilayah kepulauan.

Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Kompol Dr. Ns. Faisal Kastela, S.Kep., M.Kes., MM., AIFO, mengatakan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan menjadi bagian penting dari upaya Polri memastikan masyarakat memperoleh akses kesehatan tanpa terkendala jarak dan kondisi geografis.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan. Kondisi geografis bukan menjadi penghalang bagi kami untuk memberikan pelayanan. Justru di wilayah seperti Banda Neira, kehadiran tenaga medis menjadi sangat penting karena masyarakat membutuhkan akses pelayanan yang mudah dan dekat,” ujar Faisal.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis tersebut juga menjadi sarana bagi tim medis untuk melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

“Selain memberikan pengobatan, pemeriksaan kesehatan dan golongan darah ini juga merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak ragu memanfaatkan pelayanan kesehatan yang diberikan Polri,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan turut dipantau langsung Kapten KP Yudistira 8003 AKBP Agung Hendri Susanto, S.E.Sy., MM., Kepala Kamar Mesin KP Yudistira 8003 Kompol Junaidi, S.St., serta Kapolsek Pulau Banda Iptu Muslim Renuf bersama personelnya.

Agung mengatakan keberadaan KP Yudistira 8003 di wilayah kepulauan tidak semata-mata berkaitan dengan tugas patroli dan pengamanan perairan, tetapi juga dapat menjadi sarana mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat pesisir.

“KP Yudistira 8003 hadir bukan hanya untuk melaksanakan tugas kepolisian di wilayah perairan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Polri mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat pesisir merasakan bahwa Polri hadir, melihat kebutuhan mereka, dan memberikan pelayanan secara langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, karakteristik wilayah Maluku yang sebagian besar merupakan wilayah kepulauan membutuhkan pola pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat hingga pulau-pulau.

“Wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, terutama akses dan jarak. Karena itu, kolaborasi antara kapal polisi, tenaga kesehatan dan jajaran kewilayahan menjadi sangat penting agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan, Biddokkes Polda Maluku bersama personel KP Yudistira 8003 juga memberikan 50 paket bingkisan kepada siswa-siswi yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan golongan darah.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus di wilayah kepulauan Maluku.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Biddokkes Polda Maluku dengan personel KP Yudistira 8003 Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri dalam rangka program Polri Sambang Nussa.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa transformasi pelayanan Polri tidak hanya berlangsung di pusat-pusat perkotaan, tetapi juga menyentuh masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pelayanan. Di Maluku, tantangan geografis kepulauan justru menjadi alasan bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, bukan menjadi batas bagi pelayanan,” ujar Rositah.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang dilaksanakan dari KP Yudistira 8003 merupakan bentuk nyata semangat Polri Presisi dalam membangun pelayanan yang humanis, responsif dan inklusif.

“Sebanyak 276 masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan golongan darah hari ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri dapat memberikan manfaat secara langsung. Ini adalah bentuk pelayanan yang konkret, menyentuh kebutuhan masyarakat dan memperkuat hubungan antara Polri dengan warga di wilayah kepulauan,” jelasnya.

Rositah menambahkan, kolaborasi lintas fungsi antara Biddokkes Polda Maluku, Rumah Sakit Bhayangkara, Korpolairud Baharkam Polri dan jajaran kewilayahan menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan pelayanan publik.

“Maluku adalah wilayah kepulauan yang membutuhkan kolaborasi dan mobilitas tinggi. Karena itu, kapal polisi tidak hanya menjadi instrumen pengamanan wilayah perairan, tetapi juga dapat menjadi sarana pelayanan publik yang bergerak mendekati masyarakat. Semangatnya adalah satu: memastikan negara hadir dan memberikan manfaat sampai ke masyarakat di pulau-pulau,” tegasnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis tersebut berlangsung aman dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Melalui program Polri Sambang Nussa, Polda Maluku bersama jajaran Korpolairud Baharkam Polri terus mendorong model pelayanan yang adaptif terhadap karakter geografis Indonesia, khususnya wilayah kepulauan.

Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di pulau-pulau. (TM-01)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *