
MBD,-TrendMaluku.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Golkar, Anos Yermias, S.Sos., M.Si., kembali turun langsung menemui masyarakat dalam agenda reses di Desa Karbubu, Kecamatan Wetar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Sabtu, (5/9/2026).
Desa Karbubu merupakan salah satu wilayah kepulauan yang berada di beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berhadapan langsung dengan Timor Leste.
Kehadiran Anos Yermias mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Desa, tokoh masyarakat dan warga Karbubu. Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Karbubu itu berjalan dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang hingga kini masih menjadi persoalan di wilayah mereka.
Beberapa warga yang turut menyampaikan aspirasi di antaranya Kaleb Rahail, Yosep Cinde, Ot Uwaubun, Yonatan Masiba, Ipus Orno dan Poly Kurmasela.
Persoalan yang paling banyak mendapat perhatian adalah transportasi laut. Masyarakat berharap agar KM Sabuk Nusantara 87 dapat kembali dipertimbangkan untuk menyinggahi Pelabuhan Lirang.
Menurut warga, keberadaan layanan pelayaran tersebut sangat penting untuk membuka dan memperkuat konektivitas masyarakat Wetar dengan daerah lainnya. Sebab, hampir seluruh mobilitas orang, distribusi barang dan kebutuhan pokok, maupun pemasaran hasil produksi masyarakat sangat bergantung pada transportasi laut.
Selain persoalan transportasi, warga juga menyampaikan kebutuhan bantuan alat tangkap bagi nelayan guna menunjang aktivitas melaut sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Persoalan air bersih turut menjadi perhatian. Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan solusi terhadap keterbatasan akses air bersih yang masih menjadi kebutuhan mendasar warga.
Di sektor perkebunan, masyarakat mengusulkan dukungan pemerintah untuk pengembangan tanaman kakao dan kelapa hibrida, baik dalam bentuk bantuan bibit maupun pendampingan kepada petani.
Sementara di bidang kesehatan, warga meminta peningkatan pelayanan kesehatan serta dukungan terhadap fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu), sehingga masyarakat tidak harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Masyarakat juga mengusulkan pembangunan tambatan perahu sebagai fasilitas pendukung aktivitas transportasi laut maupun kegiatan nelayan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anos Yermias yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku mengatakan, reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
“Semua yang disampaikan masyarakat hari ini saya catat. Sepulang dari reses, aspirasi ini akan saya teruskan dan koordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing,” kata Anos.
Ia menegaskan, kebutuhan masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar harus mendapat perhatian serius, mengingat kondisi geografisnya berbeda dengan wilayah perkotaan maupun daerah kontinental.
Menurutnya, pembangunan di wilayah kepulauan tidak dapat sepenuhnya menggunakan pendekatan yang sama dengan daerah daratan.
“Untuk masyarakat kepulauan, transportasi laut adalah kebutuhan dasar. Demikian juga air bersih, pelayanan kesehatan, sarana perikanan, perkebunan dan fasilitas pendukung lainnya. Ini semua harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Anos juga menyoroti posisi strategis Desa Karbubu yang berada di kawasan perbatasan. Menurutnya, wilayah tersebut merupakan bagian penting dari wajah negara di kawasan perbatasan.
“Wilayah seperti Karbubu adalah beranda NKRI. Karena itu, masyarakat di sini juga harus merasakan pelayanan negara, pembangunan dan pemerataan yang sama seperti masyarakat di daerah lainnya,” tegasnya.
Ia memastikan aspirasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku akan disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sementara usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat, kata Anos, akan diteruskan melalui koordinasi dan komunikasi dengan lembaga serta kementerian terkait.
Anos juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Karbubu yang telah menerima kunjungannya dan menyampaikan berbagai persoalan secara terbuka.
“Beta datang untuk dengar langsung masyarakat. Apa yang disampaikan di sini bukan sekadar menjadi catatan, tetapi akan menjadi bahan perjuangan dalam tugas dan tanggung jawab sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku,” pungkasnya.
Kunjungan reses tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Anos Yermias menemui masyarakat di sejumlah pulau dan desa di Kabupaten Maluku Barat Daya guna menyerap aspirasi secara langsung.
Dari Karbubu, Wetar Barat, suara masyarakat di beranda NKRI kembali disampaikan untuk diperjuangkan dalam agenda pembangunan daerah. (TM-01)









