
AMBON,- TrendMaluku.com – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus mengalir. Kali ini, Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku turun langsung memberikan bantuan kepada para korban yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu, (5/9/2026) di Kantor Desa Batumerah yang sementara difungsikan sebagai lokasi pengungsian korban kebakaran.
Sekretaris Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku, Rustam Latupono, bersama sejumlah pengurus menyerahkan puluhan paket sembako kepada para korban. Mereka hadir mewakili Ketua Karang Taruna Maluku, Alexander Waas.
Selain sembako, Karang Taruna Maluku turut memberikan uang saku kepada para korban untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian.
Latupono mengatakan, bantuan tersebut tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya nilai yang diberikan, tetapi lebih pada bentuk kepedulian dan perhatian Karang Taruna Maluku terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tapi seberapa besar kepedulian dan perhatian dari Karang Taruna Maluku kepada korban kebakaran,” kata Latupono.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama kurang lebih sepekan berada di lokasi pengungsian.
“Semoga bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan para korban selama di pengungsian. Kami juga berharap para korban tetap kuat dan tabah menjalani masa-masa sulit yang sedang dihadapi,” ujarnya.
Menurut Latupono, aksi sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna sekaligus bentuk nyata kehadiran organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan dalam merespons persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Ini juga salah satu cara Karang Taruna Maluku memaknai Bulan Bakti Karang Taruna yang beririsan dan bersentuhan langsung dengan masalah-masalah sosial masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, Karang Taruna ingin terus mendekatkan organisasi kepada masyarakat, khususnya di Maluku.
“Kami juga ingin mendekatkan Karang Taruna sebagai organisasi kemasyarakatan yang berada di bawah komando Budi Satrio Djiwandono kepada masyarakat di Maluku,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu warga korban kebakaran yang menerima bantuan, Haedar Kalihu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku atas kepedulian tersebut.
Menurut Haedar, tidak semua pihak maupun organisasi mampu hadir dan memberikan perhatian secara langsung kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Terima kasih kepada Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku atas kepedulian dan perhatiannya. Tidak semua pihak dan organisasi bisa melakukan hal-hal positif seperti ini,” ungkap Haedar.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi para korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan makan dan keperluan hidup sehari-hari selama berada di pengungsian.
“Atas nama para korban, kami sangat terbantu. Semoga seluruh pengurus Karang Taruna, dari pusat hingga provinsi, selalu diberikan kesehatan dan terus diberkahi Allah SWT dalam setiap tugas, jabatan dan pekerjaannya,” pungkasnya.
Bung Lex dan Komitmen Karang Taruna Maluku.!
Karang Taruna Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Alexander Waas, atau yang akrab disapa Bung Lex, membawa semangat agar organisasi kepemudaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat.
Alexander Waas dikenal sebagai advokat, kurator, dan entrepreneur dengan rekam jejak panjang di berbagai organisasi. Ia menempuh pendidikan di Universitas Esa Unggul dan meraih gelar Sarjana Hukum bidang Hukum Bisnis Internasional serta Magister Manajemen bidang Marketing Bisnis.
Dalam dunia organisasi, Alexander pernah menjabat Ketua DPD Banten pada Himpunan Advokat Muda Indonesia. Ia juga aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia sebagai Wakil Sekretaris BPC Kota Tangerang.
Selain itu, ia tercatat sebagai Sekretaris DPC Jakarta Barat di Perhimpunan Advokat Indonesia periode 2025-2030 dan pernah menjabat Wakil Ketua Bidang Hukum Partai Gerindra DPC Jakarta Timur periode 2014-2019.
Di bidang profesional, Alexander aktif sebagai Managing Partner pada firma hukum miliknya serta menjabat sebagai direktur di sejumlah perusahaan, termasuk PT Waas Corp Indonesia dan PT Alexander Waas Attorneys PLLC.
Dengan latar belakang hukum, manajemen, serta pengalaman di organisasi kepemudaan dan profesi, Alexander dinilai memiliki modal untuk mendorong Karang Taruna Maluku agar semakin aktif dalam pemberdayaan pemuda dan pembangunan sosial berbasis masyarakat.
Alexander Waas terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku dalam Musyawarah Temu Karya Karang Taruna Provinsi Maluku yang digelar di Santika Premiere Hotel Ambon, Sabtu, 21 Februari 2026.
Dalam forum tersebut, Waas terpilih secara aklamasi. Terpilihnya Alexander menjadi momentum baru bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Maluku.
Alexander menegaskan komitmennya agar Karang Taruna tidak hanya hadir dalam agenda seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Tanggungjawab ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Saya punya cita-cita bahwa Maluku harus maju, harus bisa bersaing, dan menjadi pionir dalam banyak hal yang mungkin belum dimiliki daerah lain,” katanya dalam keterangan pers, Minggu, 22 Februari 2026 lalu.
Alex menekankan pentingnya memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki Maluku secara maksimal. Setiap program yang dijalankan, menurutnya, harus memberikan manfaat nyata, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Alexander juga mengingatkan para ketua Karang Taruna kabupaten dan kota agar terus menghadirkan kerja konkret di tengah masyarakat.
“Jangan sampai Karang Taruna ini jadi organisasi seremonial. Ramai di temu karya, ramai di raker, tapi tidak ada kerja nyata. Kita harus turun ke lapangan, bantu pemerintah daerah dengan gagasan dan aksi konkret,” jelasnya.
Ia berharap dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, Maluku dapat mencatat lompatan kemajuan melalui kolaborasi seluruh elemen pemuda.
Aksi penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Batumerah menjadi salah satu bentuk konkret dari semangat tersebut, sekaligus menunjukkan upaya Karang Taruna Maluku untuk hadir langsung ketika masyarakat membutuhkan dukungan. (TM-02).









