
DOBO,- TrendMaluku.com – Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mencanangkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dirangkaikan dengan edukasi kesehatan bagi 112 pasien yang mengalami hipertensi.
Acara Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersebut dipusatkan di Restoran Gospel, Dobo. Kecamatan Pulau-pulau Aru, Pada Rabu, (21/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 yang diperingati pada 12 November 2026, sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Yamin Selayar, Danramil 1503/Dobo, Kapten Inf. Edy Pattimin, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sakti Zakaria Sitorus, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Ny. Claudia Imarisa Kaidel.
Dalam arahannya, Kaidel menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang layak merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi melalui kebijakan dan program pemerintah yang menjangkau seluruh lapisan warga.
“Pembangunan kesehatan merupakan upaya memenuhi hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Kaidel.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Satu Sehat Indonesia (SSI) hingga September 2026, sebanyak 5.636 warga Kabupaten Kepulauan Aru telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 1.344 orang terdiagnosis hipertensi.
Data tersebut, kata Kaidel, menjadi peringatan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, tanpa harus menunggu munculnya keluhan atau gejala penyakit.
“Angka ini mengingatkan kita pentingnya cek kesehatan rutin, meski merasa sehat,” tegasnya.
Kaidel juga mengingatkan untuk para camat, lurah, kepala desa, serta Tim Penggerak PKK agar aktif mengajak masyarakat memanfaatkan program CKG. Keterlibatan seluruh unsur tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, termasuk bagi warga di wilayah pesisir dan pelosok Kepulauan Aru.
Sebagai tindak lanjut pencanangan, pelaksanaan CKG akan diperluas melalui 30 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Aru. Program ini diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus mendorong masyarakat lebih rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Thin Jamco, S.Kep., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti 112 peserta dengan fokus pada pemeriksaan dan edukasi kesehatan bagi pasien hipertensi.
Edukasi disampaikan oleh sejumlah narasumber, yakni dokter spesialis penyakit dalam, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, dokter pelatih atau Training of Trainers (TOT) tata laksana stroke, serta tim kesehatan Puskesmas.
Melalui edukasi tersebut, peserta diharapkan memahami pentingnya mengendalikan tekanan darah, mematuhi penanganan medis, serta mengenali risiko komplikasi hipertensi, termasuk stroke.
Terakhir, pencanangan CKG, Pemkab Kepulauan Aru mendorong pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan, deteksi dini, dan edukasi kepada masyarakat.
Momentum HKN ke-62 diharapkan memperkuat kesadaran warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan memanfaatkan fasilitas kesehatan secara berkelanjutan. (TM-02).







