
JAKARTA,- TrendMaluku.com – Brigjen TNI Nurjanah Suat, S.Pd., M.Si., Srikandi asal Maluku mencatat perjalanan karier yang panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat. Rabu, (7/10/2026).
Perwira tinggi perempuan dari Korps Ajudan Jenderal (Caj) Corps Wanita Angkatan Darat (Kowad) itu kini menyandang pangkat bintang satu setelah dipercaya menduduki jabatan sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Panglima TNI.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pengabdiannya. Dari latar belakang pendidikan sipil hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI, Nurjanah menunjukkan perjalanan karier yang ditempuh melalui jalur Perwira Prajurit Karier (PA PK).
Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) yang disandangnya diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Setelah itu, ia memilih mengabdikan diri sebagai prajurit TNI melalui jalur penerimaan perwira bagi lulusan perguruan tinggi, bukan melalui Akademi Militer (Akmil) yang merekrut lulusan SMA atau sederajat.
Kariernya kemudian berkembang melalui berbagai penugasan, termasuk di wilayah Ibu Kota. Nurjanah pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Ajudan Jenderal Kodam Jaya (Kaajendam Jaya).
Jabatan tersebut diserahterimakan pada September 2022 kepada Kolonel Caj Charles Simamora. Sebelumnya, Nurjanah juga pernah mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Kodam III/Siliwangi.
Dari penugasan tersebut, perjalanan kariernya berlanjut pada bidang kewilayahan dan lingkungan. Ia dipercaya menjadi Komandan Sektor 7 Satgas Citarum Harum.
Penunjukan tersebut menjadi catatan tersendiri karena Nurjanah disebut sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin salah satu sektor dalam Satgas Citarum Harum.
Sebagai komandan sektor, ia terlibat langsung dalam berbagai kegiatan penanganan lingkungan di kawasan aliran Sungai Citarum dan anak sungainya. Salah satunya dalam penanganan persoalan sampah di aliran Sungai Citepus.
Setelah itu, Nurjanah kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan pendidikan militer. Ia menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Corps Wanita Angkatan Darat (Danpusdikkowad) Kodiklatad.
Di lembaga pendidikan tersebut, Nurjanah tidak hanya menjalankan fungsi kepemimpinan dan pembinaan disiplin bagi para prajurit wanita, tetapi juga dikenal dekat dengan para siswi Kowad. Sosoknya bahkan kerap disapa sebagai “Bunda” oleh para peserta didik.
Nurjanah memimpin Pusdikkowad hingga Juni 2026 sebelum jabatan tersebut diserahterimakan kepada Kolonel Cku (K) Fitri Anggraeny.
Puncak perjalanan kariernya terjadi pada pertengahan 2026. Nurjanah mendapat promosi menjadi Perwira Tinggi Staf Ahli Panglima TNI bidang yang selanjutnya membawa dirinya naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigadir Jenderal TNI.
Kenaikan pangkat tersebut dikukuhkan melalui laporan korps kenaikan pangkat bersama sejumlah perwira tinggi TNI lainnya di hadapan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Perjalanan Brigjen TNI Nurjanah Suat, menjadi bagian dari catatan karier perwira Kowad yang menjalani penugasan di berbagai bidang, mulai dari administrasi personel, kewilayahan, operasi militer selain perang, pendidikan militer hingga jabatan perwira tinggi di lingkungan TNI. (TM-03).








