image (44)

AMBON,-TrendMaluku.com – Warga di Jalan Anthony Rebok, RT 002/RW 001, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di dalam kardus yang diduga ditinggalkan orang tuanya, pada Jumat, (4/9/2026) dini hari.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 02.35 WIT, tepatnya di atas trotoar depan Rumah Makan (RM) Rasa Gurih. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi masih terdapat ari-ari dan tanpa sehelai kain yang membungkus tubuhnya.

Kasi humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, membenarkan kejadian tersebut.

Ipda Janet Luhukay, mengatakan penemuan bayi ketika seorang penjaga kios 24 jam, Muhammad Al Iksan, mendengar suara tangisan bayi dari sekitar lokasi.

Saat itu, Iksan bersama dua rekannya berada di depan kios. Karena takut menghampiri sumber suara, ia kemudian memberitahu hal tersebut kepada Saiful Parham yang baru tiba di rumah makan Sari Gurih.

Saiful kemudian menghampiri sumber suara tangisan. Ia mendapati seorang bayi perempuan berada di dalam sebuah kardus.

“Setelah itu melihat bayi tersebut, saksi kemudian berinisiatif membawa bayi ke Mako Polresta Ambon agar segera mendapatkan pertolongan,” kata Janet.

Bayi pertama kali diketahui setelah seorang penjaga kios 24 jam, Muhammad Al Iksan, mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 02.30 WIT.

Saat itu, Iksan baru selesai dari kamar mandi dan bersama dua rekannya berdiri di depan kios. Mereka kemudian mendengar suara tangisan bayi dari arah trotoar.

Karena merasa takut untuk menghampiri sumber suara, Iksan kemudian memberitahukan hal tersebut kepada M. Syaiful Parham yang baru tiba di RM Rasa Gurih.

Parham kemudian menghampiri sumber suara dan terkejut setelah melihat seorang bayi perempuan berada di dalam kardus, masih dengan ari-ari dan tanpa kain pembungkus.

Iksan selanjutnya menuju Pos Pam Tugu Trikora untuk melaporkan penemuan tersebut. Petugas di pos kemudian mengarahkannya untuk menghubungi Call Center 110.

Namun, ketika Iksan kembali ke lokasi, bayi tersebut sudah tidak berada di tempat. Parham rupanya berinisiatif membawa bayi tersebut langsung ke Mako Polresta Ambon untuk mendapatkan pertolongan.

Sekitar pukul 02.42 WIT, personel piket Polsek Sirimau bersama personel Intelkam Polresta Ambon tiba di lokasi setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Namun, bayi sudah tidak berada di lokasi karena telah dibawa Parham.

Selanjutnya, sekitar pukul 02.45 WIT, Parham mendatangi SPKT Polresta Ambon sambil membawa bayi tersebut. Personel SPKT kemudian segera membawa bayi ke RS Alfatah Ambon untuk mendapatkan penanganan dan perawatan medis.

Sekitar pukul 02.50 WIT, personel piket Polsek Sirimau yang mendapat informasi bahwa bayi telah berada di RS Alfatah kemudian mendatangi rumah sakit tersebut untuk mengecek kondisi bayi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter RS Alfatah, kondisi bayi dinyatakan sehat. Bayi perempuan tersebut memiliki panjang badan 49,1 sentimeter dengan berat 2,920 kilogram.

Hingga saat ini, bayi masih berada di RS Alfatah untuk mendapatkan perawatan dan pemantauan medis.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut di lokasi.(TM-01).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *