image (20)

DOBO,- TrendMaluku.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah kepulauan tersebut. Senin, (31/8/2026).

Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kompetensi dan Mutu Guru dengan tema “Penguatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Pembelajaran” yang berlangsung di Dobo, pada Senin, (31/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah, narasumber, fasilitator, serta guru peserta kegiatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Aris F. I. Gainau, dalam arahannya menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru.

Menurutnya, kurikulum yang baik, sarana dan prasarana yang memadai, serta berbagai program pendidikan tidak akan memberikan dampak optimal apabila tidak didukung oleh guru yang kompeten, profesional, adaptif, dan memiliki komitmen terhadap kemajuan peserta didik.

“Pengembangan kompetensi guru bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia Kabupaten Kepulauan Aru,” ujar Gainau.

Ia mendorong para guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, teknologi, kebutuhan peserta didik, serta pendekatan pembelajaran yang semakin beragam.

Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan hasil pelatihan secara nyata dalam proses pembelajaran di ruang kelas.

Pembelajaran yang dikembangkan diharapkan semakin berpusat pada peserta didik dengan mendorong kemampuan berpikir kritis dan kreatif, kerja sama, komunikasi, sekaligus pembentukan karakter.

Gainau juga menyoroti berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru yang memiliki karakteristik geografis sebagai daerah kepulauan. Jarak antarpulau, keterbatasan akses, kondisi sarana dan prasarana, serta keberagaman karakteristik peserta didik menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Namun, kondisi geografis tersebut, kata dia, tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi semangat dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Aru.

“Justru dalam kondisi seperti inilah kreativitas, inovasi, dan dedikasi guru sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Para guru juga diajak menjadikan sekolah sebagai tempat tumbuhnya harapan bagi peserta didik. Ruang kelas diharapkan menjadi tempat setiap anak merasa dihargai, didengar, dibimbing, serta diberikan kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Lebih lanjut, hasil kegiatan pengembangan kompetensi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunitas belajar, Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), supervisi akademik, berbagi praktik baik, hingga penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Ia menekankan, keberhasilan kegiatan pengembangan kompetensi guru tidak boleh hanya diukur dari sertifikat maupun dokumentasi kegiatan.

“Ukuran keberhasilannya adalah terjadinya perubahan praktik pembelajaran dan meningkatnya hasil belajar peserta didik,” pesannya.

Karena itu, para guru diajak membangun budaya guru belajar, guru berbagi, guru berinovasi, dan guru menginspirasi.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan, terutama para narasumber dan fasilitator yang diharapkan dapat memberikan penguatan yang praktis dan dapat langsung diterapkan oleh para guru.

Sementara kepada seluruh peserta, Gainau meminta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya dan berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi guru sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Guru berkualitas, pembelajaran bermutu, anak-anak Aru hebat dan berkarakter, Aru maju, pendidikan semakin bermutu,” pungkasnya. (TM-02)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *