IMG_20260919_214602

TUAL,- TrendMaluku.com – Polres Tual bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengamankan terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Kota Tual, Maluku, Sabtu (19/9/2026) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan seorang pemuda bernama Rivai Alwi Rahadat (22) meninggal dunia setelah mengalami luka akibat terkena panah pada bagian dada.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIT di kawasan Pertigaan Charli, Kompleks Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Masrum, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual.

Aksi tersebut diduga melibatkan pemuda dari Kompleks Pertamina Bawah dan Kompleks Tembok Berlin. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang dengan menggunakan batu, kayu dan sejumlah benda keras lainnya.

Dalam aksi tersebut, para pemuda juga diduga menggunakan panah wayar.

Rivai menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut setelah terkena panah di bagian dada. Ia kemudian dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun, Langgur, untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah menjalani perawatan, nyawa Rivai tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Iya, dari kejadian salah paham antar pemuda kompleks dan ada satu orang meninggal. Tapi pasca kejadian itu personel polisi sudah amankan TKP. Situasi sudah kondusif, terduga pelaku juga sudah diamankan,” ungkap Rositah kepada wartawan.

Juru bicara Polda Maluku itu juga meluruskan informasi yang menyebut telah terjadi bentrok antarwarga di Kota Tual.

Menurutnya, insiden tersebut merupakan penganiayaan yang melibatkan pemuda dari dua kompleks berbeda.

“Itu insiden penganiayaan antar kompleks dengan kompleks. Hanya salah paham biasa lalu terjadi penganiayaan itu. Personel polisi saat ini sudah ditugaskan untuk amankan TKP,” pungkas Rositah. (TM-02).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *