IMG_20261010_104447

DOBO,- TrendMaluku.com – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 41 penumpang kapal kayu yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Pulau Fatujuring, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Jumat, (9/10/2026). Seluruh penumpang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Kepala Kantor SAR Ambon, M. Arafah, menjelaskan kapal kayu tersebut bertolak dari Dobo sekitar pukul 09.30 WIT dengan tujuan Desa Ngaiguli. Namun, sekitar pukul 11.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin hingga terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Fatujuring.

Awak kapal sempat berupaya memperbaiki mesin, tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Kapal pun tetap terombang-ambing di tengah perairan.

Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu kemudian dilaporkan pihak keluarga kepada Unit Siaga SAR (USS) Dobo pada pukul 19.15 WIT untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 15 mil laut arah barat daya dari Dobo.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam dengan jarak pandang terbatas akibat kondisi malam hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan kapal tersebut pada pukul 21.50 WIT dalam keadaan masih terombang-ambing.

Rincian nama-nama korban diantaranya, Mey (36 tahun/P), Lea (19 tahun /P), Altor (11 tahun/L), Olif (8 tahun/P), Ghea (7 tahun/P), Ana (40 tahun/P), Meri 40 tahun/P), Adin (4 tahun/P), Chareku (1 tahun/P), Ros (43 tahun/P),

Alen (3 tahun/P), Dea (30 tahun/P), Fina (29 tahun/P), Nimrot (37 tahun/L), Ernes (38 tahun/P), Ika (35 tahun/P), Shen (8 tahun/L) Lapri (34 tahun/L), Susi (34 tahun/P), Chaleku (2 tahun/L),

Jondry (1 tahun/L), Bapa Rum (54 tahun/L), Karmai (7 tahun/L), Otha (23 tahun/L), Dhece (36 tahun/P), Marta (53 tahun/P), Koba Layaba (42 tahun/P), Thinus Tee (62 tahun/L), Hendi (63 tahun/L), Apo Nate (74 tahun/L),

Eli Kee (47 tahun/L), Dakov (34 tahun/L), Ngebel (33 tahun/L), Ngebel (19 tahun/L), Ongen (32 tahun/L), Anis (23 tahun/L), Apo (79 tahun/L), Ana (32 tahun/P), Petu (41 tahun/L), Tenggo (52 tahun/L), Eca (40 tahun/P).

27 Penumpang Dievakuasi ke Dobo.!

Setelah berkoordinasi dengan awak kapal, Tim SAR Gabungan mengevakuasi 27 penumpang menuju Kota Dobo. Sementara itu, 14 penumpang lainnya memilih menunggu kapal lain untuk membantu perjalanan mereka menuju desa tujuan.

“Total seluruh penumpang yang berhasil diselamatkan sebanyak 41 orang,” jelas Arafah.

Tim SAR Gabungan bersama 27 penumpang yang dievakuasi tiba di Dobo pada Sabtu (10/10/2026) pukul 00.08 WIT. Selanjutnya, para penumpang tersebut diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan demikian, seluruh penumpang kapal kayu yang mengalami kerusakan mesin tersebut dipastikan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu berdasarkan laporan SAR.

Operasi SAR Resmi Ditutup.!

Operasi penyelamatan melibatkan personel Unit Siaga SAR Dobo dan Polairud Polres Kepulauan Aru dengan dukungan satu unit RIB.

Adapun kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berkabut, dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 13 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Setelah seluruh penumpang berhasil ditemukan dan dipastikan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Terakhir, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat pengguna transportasi laut agar memastikan kondisi mesin dan kelengkapan keselamatan kapal sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika melintasi perairan antarpulau di wilayah Kepulauan Aru. (TM-03).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *