IMG_20260922_122836

DOBO,- TrendMaluku.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru menggelar syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Aula Ursia Urlima Polres Kepulauan Aru, Selasa, (22/9/2026).

Acara hari ulang tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026, dipusatkan di aula Ursia Urlima. Selanjutnya Kapolres Kepulauan Aru memimpin prosesi tiup lilin dan pemotongan kue tumpeng ulang tahun serta jamuan makan bersama personel di lingkungan Polres Kepulauan Aru.

Dalam acara tersebut mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, Waka Polres Kompol Yamin Selayar, dan sejumlah pejabat utama Polres, Danki Brimob Kompi II Yon C Pelopor Iptu J.C. Kalahatu, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Aru, Benony Liesal, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Aru, Pamela Iman, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Aru Ny. Mega Albert Sihite, personel Polres serta jajaran Bhayangkari.

Dalam sambutan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri yang dibacakan oleh Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, ditegaskan bahwa 71 tahun perjalanan Korps Lalu Lintas merupakan momentum untuk terus beradaptasi menghadapi perubahan zaman.

Tantangan lalu lintas saat ini dinilai semakin kompleks seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan logistik, perkembangan teknologi, pola transportasi, serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

“Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen pengabdian untuk membangun Polantas yang modern dalam teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, tegas dan berkeadilan dalam menegakkan hukum, serta berintegritas dalam setiap tindakan,” demikian sambutan tersebut.

Transformasi Polantas, lanjutnya, diarahkan dari pola responsif menuju prediktif, dari orientasi kegiatan menuju orientasi dampak, serta dari pendekatan konvensional menuju pelayanan modern berbasis teknologi dan data.

Ukuran keberhasilan Polantas disebut bukan semata-mata dari banyaknya kegiatan atau penindakan, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat, seperti meningkatnya keselamatan, tumbuhnya kepatuhan, membaiknya kualitas pelayanan, serta semakin kuatnya kepercayaan publik.

Dalam menjalankan transformasi tersebut, Polantas didorong mengedepankan semangat KARIB, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.

Polantas juga diminta membangun kemitraan dengan berbagai kelompok pengguna jalan, termasuk pengemudi ojek daring, angkutan umum, angkutan barang dan logistik, komunitas otomotif, dunia pendidikan, serta masyarakat luas.

“Mereka bukan sekadar objek pengaturan, tetapi mitra dan bagian dari solusi keselamatan lalu lintas,” demikian pesan Kakorlantas.

Pemanfaatan teknologi dan data juga menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan melalui digitalisasi, pengembangan ETLE, modernisasi registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (regident), serta integrasi sistem.

Namun, teknologi ditegaskan harus tetap ditempatkan sebagai alat untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Teknologi adalah alat, manusia adalah tujuan. Teknologi tidak boleh menjauhkan Polantas dari masyarakat. Teknologi justru harus membuat pelayanan semakin dekat, semakin cepat, semakin transparan, dan semakin responsif,” lanjutnya.

Dalam aspek penegakan hukum, Polantas diminta tidak berorientasi pada banyaknya penindakan. Penegakan hukum harus menjadi instrumen untuk mencegah pelanggaran, mengubah perilaku, dan menyelamatkan kehidupan, serta berjalan beriringan dengan edukasi.

Pada kesempatan itu, seluruh insan Polantas juga diingatkan untuk menjaga integritas, profesionalisme dan kehormatan institusi. Personel diminta hadir dengan kepedulian ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan memberikan kemudahan dalam pelayanan.

Terakhir, pesan Kapolres Kepulauan Aru.!

Ketika hukum harus ditegakkan, bertindaklah tegas, objektif, berkeadilan, dan tetap menghormati martabat manusia. “pesannya.

peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Polantas untuk memperkuat pelayanan, kemitraan, inovasi dan budaya keselamatan lalu lintas di wilayah Kepulauan Aru. (TM-01).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *