IMG_20260930_204211

DOBO,- TrenMaluku.com – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Aru terbakar pada Rabu (30/9/2026) malam. Kebakaran menghanguskan ruangan Bidang Cipta Karya di lantai III, termasuk sejumlah barang berharga seperti AC dan kursi.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kepulauan Aru, Christian Kortelu, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIT.

“Terbakar di lantai 3 tepatnya di ruangan bidang Cipta Karya sekitar setengah 8 begitu,” katanya, kepada media.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun pihak Dinas PU belum dapat memastikan penyebabnya.

“Apakah korsleting listrik atau apa, katong belum tahu pasti. Api berasal dari lantai dasar ruangan dan membakar sejumlah kertas di ruangan,” ujar Christian.

Ia mengaku sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya saat tiba di lokasi. Namun, kepulan asap tebal membuatnya terpaksa memecahkan kaca jendela agar api tidak semakin membesar.

“Saya lemparkan kaca jendela kase picah biar api tidak membesar,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pegawai PUPR yang menjadi saksi mengungkapkan, dirinya meninggalkan kantor sekitar pukul 19.00 WIT. Saat itu, belum terlihat adanya kebakaran.

Namun, beberapa menit kemudian, ia melihat unggahan status Facebook yang menginformasikan Kantor PUPR terbakar. Ia pun langsung kembali ke kantor untuk memastikan kejadian tersebut.

Menindaklanjuti insiden itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kepulauan Aru mengerahkan satu unit mobil pemadam yang dipimpin langsung Kepala Damkar Aru, Fredik Hendrik, bersama Kabid Boris Kwaitota. Api akhirnya berhasil dipadamkan.

Setelah pemadaman, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi (polisline) di lokasi kebakaran.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Ahmad Farihin Abdul Chazis, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

“Mohon bersabar ya karena teman-teman di INAFIS sedang bekerja, sehingga belum diketahui penyebab kebakaran,” jelasnya.

Ia menegaskan, polisi akan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan tim Identifikasi (INAFIS) sebelum menyimpulkan penyebab kebakaran.

“Nanti kita periksa saksi dulu, dan juga tim INAFIS sedang bekerja dan berikan keterangan dulu sehingga kita bisa simpulkan,” pungkasnya.

Pasca-kejadian, sejumlah pegawai terlihat mengamankan barang-barang yang dianggap penting dengan memindahkannya ke ruangan lain yang lebih aman. (TM-02).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *