IMG_20260923_133810

SBB,- TrendMaluku.com – Tim hukum dan keluarga almarhum Fikram Heluth, meminta pihak Kepolisian segera mendalami temuan sejumlah bercak yang diduga darah di sekitar lokasi yang berkaitan dengan perkara kematian korban. Rabu, (23/9/2026).

Temuan tersebut ditemukan keluarga dan masyarakat pada sejumlah bagian di lokasi, mulai dari daun, pohon, batang kayu hingga tanah. Bekas-bekas yang diduga bercak darah itu telah didokumentasikan dan selanjutnya disampaikan kepada pihak Kepolisian untuk diperiksa secara profesional.

Tim hukum menilai temuan tersebut penting untuk didalami guna memastikan apakah bercak tersebut benar merupakan darah, asal-usulnya, serta apakah memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang menyebabkan Fikram Heluth meninggal dunia.

Keluarga meyakini kematian almarhum bukan merupakan peristiwa biasa dan menduga adanya tindak kekerasan. Namun, dugaan tersebut, termasuk siapa yang terlibat, rangkaian kejadian, maupun penyebab pasti kematian, harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan alat bukti yang sah.

Untuk itu, keluarga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk bersama-sama meninjau lokasi serta menindaklanjuti temuan bercak yang diduga darah tersebut.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk tambahan bagi penyidik dalam mengungkap rangkaian peristiwa dan membuat terang perkara kematian Fikram Heluth.

Advokat dan Praktisi Hukum, Abdul Safri Tuakia, S.H., M.H., menegaskan setiap temuan di lapangan harus diuji secara ilmiah dan berdasarkan ketentuan hukum.

“Setiap temuan di lapangan harus diuji secara ilmiah dan hukum. Kebenaran tidak boleh hanya berdasarkan dugaan, tetapi harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pembuktian yang objektif,” tegas Abdul Safri.

Ia menambahkan, pemeriksaan secara forensik menjadi penting agar setiap temuan di lokasi dapat memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. (TM-02).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *